Mengapa Harus DUDUK IFTIRASY ketika Shalat 2 Rakaat ?

Qur'an dan Sunnah

Mengapa Harus DUDUK IFTIRASY ketika Shalat 2 Rakaat ?

Pertanyaan : Ass. Mhn penjelasan dalil duduk iftirasy pd rakaat trakhir shalat 2 rakaat? Mengapa tdk tawarruk mnurut hadist Bukhary – Abu Humaid? Jazakumullah (Arjuna S, ST. AAAIK )

Jawaban : Ada dua hadits yang menunjukkan disyari’atkannya duduk iftirosy pada raka’at terakhir dari sholat-sholat dua raka’at, yaitu:

View original post 348 more words

Sahabat Nabi lainnya

Para Ulama Ahlul Hadits

Selain para sahabat diatas. Dibawah ini masih termasuk para sahabat Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم, dengan penjelasan biografi singkatnya.

Abdullah bin Abu Aufa (wafat 86 H)

Nama lengkapnya ialah Abdullah bin Abu Aufa Al-Aslami, dijuluki dengan Abu Muawiah. Sahabat yang ikut dalam Perdamaian Hudaibiah dan peristiwa-peristiwa lainnya ini, berdomisili di Kota Madinah sampai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam. wafat, setelah itu beliau pindah ke Kota Kufah. Dialah sahabat yang terakhir meninggal di sana.

Abdullah bin Amru bin Haram (wafat 3 H/ 635 M)

Seorang sahabat yang terpandang di kalangan peserta baiat Akabah dan perang Badar, di mana beliau ini termasuk pimpinannya. Beliau meninggal dalam perang Uhud. Diriwayatkan bahwa malaikat membayang-bayangi jenazahnya di saat kematiannya

Abdullah bin Jakfar (wafat 80 H)

Abdullah bin Jakfar bin Abu Thalib yang dijuluki dengan Abu Jakfar ini adalah seorang sahabat yang pertama lahir di Abessina pada masa awal Islam. Dia datang ke Kota…

View original post 7,383 more words

Abdullah bin Umar (Wafat 72 H)

Para Ulama Ahlul Hadits

Periwayatan paling banyak berikutnya sesudah Abu Hurairah adalah Abdullah bin Umar. Ia meriwayatkan 2.630 hadits.

Abdullah adalah putra khalifah ke dua Umar bin al-Khaththab saudarah kandung Sayiyidah Hafshah Ummul Mukminin. Ia salahseorang diantara orang-orang yang bernama Abdullah (Al-Abadillah al-Arba’ah) yang terkenal sebagai pemberi fatwa. Tiga orang lain ialah Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Amr bin al-Ash dan Abdullah bin az-Zubair.

Ibnu Umar dilahirkan tidak lama setelah Nabi diutus Umurnya 10 tahun ketika ikut masuk bersama ayahnya. Kemudian mendahului ayahnya ia hijrah ke Madinah. Pada saat perang Uhud ia masih terlalu kecil untuk ikut perang. Dan tidak mengizinkannya. Tetapi setelah selesai perang Uhud ia banyak mengikuti peperangan, seperti perang Qadisiyah, Yarmuk, Penaklukan Afrika, Mesir dan Persia, serta penyerbuan basrah dan Madain.

Az-Zuhri tidak pernah meninggalkan pendapat Ibnu Umar untuk beralih kepada pendapat orang lain. Imam Malik

dan az-Zuhri berkata:” Sungguh, tak ada satupun dari urusan Rasulullah dan para sahabatnya yang tersembunyi…

View original post 138 more words

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Para Ulama Ahlul Hadits

Beliau adalah Pembaharu Islam (mujadid) pada abad ini. Karya dan jasa-jasa beliau cukup banyak dan sangat membantu umat Islam terutama dalam menghidupkan kembali ilmu Hadits. Beliau telah memurnikan Ajaran islam terutama dari hadits-hadits lemah dan palsu, meneliti derajat hadits.

Nama dan Nasabnya

Nama beliau adalah Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh al-Albani. Dilahirkan pada tahun 1333 H di kota Ashqodar ibu kota Albania yang lampau. Beliau dibesarkan di tengah keluarga yang tak berpunya, lantaran kecintaan terhadap ilmu dan ahli ilmu.Ayah al Albani yaitu Al Haj Nuh adalah lulusan lembaga pendidikan ilmu-ilmu syari`at di ibukota negara dinasti Utsmaniyah (kini Istambul), yang ketika Raja Ahmad Zagho naik tahta di Albania dan mengubah sistem pemerintahan menjadi pemerintah sekuler, maka Syeikh Nuh amat mengkhawatirkan dirinya dan diri keluarganya. Akhirnya beliau memutuskan untuk berhijrah ke Syam dalam rangka menyelamatkan agamanya dan karena takut terkena fitnah. Beliau sekeluargapun menuju Damaskus.

Setiba di Damaskus, Syeikh al-Albani kecil…

View original post 629 more words

Syarat Wajib & Cara Mengeluarkan Zakat Mal

mahabbatussunnah

Syarat Wajib & Cara Mengeluarkan Zakat Mal

Ringkasan dari artikel:
Ustadz Kholid Syamhudi dari majalah As Sunnah edisi 06 th VII/2003M.

Syarat seseorang wajib mengeluarkan zakat adalah sbb:

Islam

Merdeka

Berakal & baligh

Memiliki nishab

Makna nishab di sini adalah ukuran atau batas terendah yg telah ditetapkan oleh syar’i (agama) untuk menjadi pedoman menentukan kewajiban mengeluarkan zakat bagi yg memilikinya, jk telah sampai ukuran tsb . org yg memiliki harta & telah mencapai nishab atau lebih, diwajibkan mengeluarkan zakat dg dasar firman Allah,

“& mereka bertanya kpdmu apa yg mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘yg lebih dari keperluan.’ Demikianlah Allah menerangkan ayat2-Nya kpdmu supaya kamu berpikir.” (Qs. Al Baqarah: 219)

Makna al afwu (dlm ayat tsb -red), adalah harta yg telah melebihi kebutuhan. Oleh karena itu, Islam menetapkan nishab sebagai ukuran kekayaan seseorang.

syarat2 nishab adalah sbb:

1. Harta tsb di luar kebutuhan yg harus dipenuhi seseorang, seperti makanan, pakaian, tempat tinggal…

View original post 1,217 more words