gue MUSLIM

⚠Islam satu kata artinya : MENYERAH
📩analogi : apabila seorang tentara yang menyerah kepada musuhnya. Maka seorang itu mau saja melakukan  yang di perintahkan  musuhnya tanpa ada penolakan , inilah hakikat kata ‘menyerah’

📖 Al an’am 162 – 163
162 : Katakanlah (Muhammad) kepada hamba hambaku , sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
163 : Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”.

👉Islam artinya  menyerah sebagaimana doa nabi ibrahim yang tercantum  dalam surah berikut :
📖 Al Baqarah : 128
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
》 Dijelaskan dalam tafsir at Thabari  islam artinya menyerah . Kita menyerah kepada Allah , menyerah hidup mati kita kepada Allah , menyerah life style kita diatur Allah , harta apa yang Allah atur untuk makan, siapa teman yang harus  kita bersamai dan harus kita hindari..dst

⚠Muslim itu menyerah bukan membantah(raafid) ayat ayat Allah .
👉Maka , Slogan umat muslim “kami dengar dan kami taat
📖 An nur : 51
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

⚠ Kita muslim maka سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا (kami dengar dan kami ta’at) inilah aplikasi dari menyerah , orang yang menyerah cuma dua kata ini.
👉Maka tidak pantas bagi seorang mukmin kata Allah menetapkan hal lain saat Allah dan rasulNya memerintahkan.
📖  Al ahzab : 36
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.
》Kata menyerah itu hanya taat tidak opsi lain.

 

Sumber dan resume lengkapnya:  https://oelpha.wordpress.com/2015/05/21/1-the-rabbaanians-gue-muslim/  link download nya ada di :  https://soundcloud.com/the-rabbaanians/ust-nuzul-dzikri-lc-gue-muslim  (versi soundcloud)

 

“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Semoga manfaat..
BarakaLlahu fiikum..

Advertisements

From Hero to Zero

Ups? salah judul gak siy?
Biasanya kan “from zero to hero”?

Ini gak salah judul koq.. pembahasan kali ini memang tentang me-mindset bahwa kita sebenarnya zero. Sebuah paparan yang disampaikan oleh Ustadz Nuzul kali ini untuk mengingatkan setiap diri yang merasa sudah memiliki segalanya, merasa besar dengan kerja kerasnya yang membuahkan hasil gemilang secara pandangan duniawi. Padahal tidak ada daya dan kekuatan melainkan dari Allah, dan tak selayaknya merasa being a ​person who is ​admired for having done something very ​brave or having ​achieved something ​great’ … karena sejatinya kita ini zero.

 

Berikut cuplikan resume-nya:

📖 Al alaq  : 6
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas…

》Ketika kita merasa besar , kita merasa idola , kita merasa hero dalam kehidupan maka kita akan maksiat kepada Allah , kita akan durhaka kepada Allah

》Tapi sebaliknya ketika kita merasa lemah , kita merasa kecil , kita menyadari hakikat kita sebagai seorang hamba , kita merasa zero dan menyerah maka saat itu kita tunduk kepada Allah , akan mau diatur oleh Allah , menjalankan perintah dan menjauhi larangannya karena kita tidak punya apa apa , jangankan harta , nyawa saja Allah akan mencabutnya kapan saja Allah mau. Seperti hakikat “innalillahi wa innailaihi roji’un”

Kita adalah hamba yang lemah , hamba yang miskin , yang tidak punya kekuatan. Laa haula wa laa quwwata illa billah.
Kekuatan kita Zero , Kekuatan kita hanya dari Allah

》Maka ketika kita merasa kita bodoh , kita lemah , kita kecil , kita zero disinilah kita akan mau diatur , menjalankan perintah dan menjauhi  laranganNya.

⚠Mengapa kita lalai ? Jawabannya karena “Dunia”
📖 Ali Imran : 185
…….. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan….
》Dunialah yang melalaikan kita , yang melupakan status  kita sebagai hamba, di doktrin oleh dunia dari kecil bahwa dunia milik kita , rumah milik kita, mobil milik kita, dunia milik kita , kita jadi merasa The Have ,  merasa Hero padahal kita sudah pahami  semua milik Allah , kita ini Zero. Dunialah yang melalaikan kita.
》Disinilah Allah sering mengingatkan kita akan status kita agar kita ingat kita ti zero jangan pernah merasa jadi Hero.

 

⚠ Opsi kita di dunia hanya dua kita hamba Allah atau hamba dunia/hawa nafsu

📖 HR : Dunia itu penjara bagi seorang mukmin.

⚠Tidak ada kebebasan di dunia , kalau kita tidak menjadi hamba Allah maka kita akan menjadi hamba hawa nafsu / hamba dunia.
Ketika kita menolak larangan Allah disana kita tidak bisa menolak hawa nafsu kita. Disini kita telah menjadi hamba dari hawa nafsu kita. Budak hawa nafsu kita. Budak dunia. Sadar atau tidak sadar. Jika kita tidak mau diatur oleh Allah , kita akan diatur hawa nafsu kita.

⚠Ketika kita tidak bisa menolak hawa nafsu kita maka kita menjadi budak hawa nafsu. Karena sebagaimana kita tau karakter “Tidak Bisa Menolak” adalah karakter seorang  budak. Ketika orang tidak bisa menolak uang haram maka itu bukan bebas , itu bukan kebebasan , itu budak , budak harta .

📖 HR Bukhari / Thabrani : Celaka hamba hamba harta , hamba emas , hamba perak , hamba fashion(dalam terjemahan mentah hamba bahan kain) , dia akan sengsara dan binasa dan ia akan menderita seumur hidupnya.

 

Berikut link resume lengkapnya: https://oelpha.wordpress.com/2015/06/07/3-the-rabbanians-from-hero-to-zero/  …rekaman audionya bisa didownload di:  https://soundcloud.com/the-rabbaanians/from-hero-to-zero (bisa juga di-search di google untuk pilihan link lainnya)

 

“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Semoga manfaat..
BarakaLlahu fiikum..

Di Hatiku ada Cinta

 

Sahabat, ada sebuah ayat di dalam Al Qur’an… Surat Al Baqarah… ayat 256

tulisan arab surat albaqarah ayat 256

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesunguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Mahamendengar lagi Mahamengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 256)

 

Tidak ada pemaksaaan dalam agama Islam. Tidak ada yang enak bila dilakukan dengan terpaksa. Bagaimana beribadah kepada Allah dengan terpaksa,apa gunanya?

Allah inginkan semua di dasari cinta. Salah satu sifat Allah adalah AL-WADUD, YANG MAHA MENCINTAI.

# Q.S. Hud (11) : 90

Dan mohonlah ampun kepada Rabb-mu (Allah) kemudian bertaubatlah kepada-Nya, sesungguhnya Rabb-ku Maha Mencintai hamba-hamba-Nya lagi Maha Pengasih.

Kebaikan Allah begitu banyaknya.. Apa yang kita lakukan atas kebaikan dan pemberianNya? Sebenarnya Allah tidak butuh kita membalas, tapi kitalah yang butuh.

Dalam hadits qudsi, Allah Ta’ala berfirman,

يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ مَا زَادَ ذَلِكَ فِى مُلْكِى شَيْئًا يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِى شَيْئًا

Wahai hamba-Ku, kalau orang-orang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, sekalian manusia dan jin, mereka itu bertaqwa seperti orang yang paling bertaqwa di antara kalian, tidak akan menambah kekuasaan-Ku sedikit pun. Jika orang-orang yang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, sekalian manusia dan jin, mereka itu berhati jahat seperti orang yang paling jahat di antara kalian, tidak akan mengurangi kekuasaan-Ku sedikit pun juga.” (HR. Muslim no. 2577)

 

## Q.S. Al Buruuj (85) : 13-14
إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ﴿١٣﴾وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ

Sesungguhnya Dia-lah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). Dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Mencintai hamba-hamba-Nya.

 

### Q.S. AL Maidah (5) : 54

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari (meninggalkan) agamanya, maka kelak Allâh akan mendatangkan suatu kaum yang Allâh mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah-lembut terhadap orang-orang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allâh, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allâh, diberikan-Nya kepada siap yang dihendaki-Nya, dan Allâh Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

 

Berbicara tentang cinta, karena cinta yang membuat dunia ini menjadi indah.

Dengan cinta…yang jauh menjadi dekat..
Dengan cinta…yang berat menjadi ringan..
Dengan cinta…lautan dibelah..gunung didaki..

Cinta…cinta yang membuat seseorang rela melakukan apapun demi yang dia cinta.

Bagaimana bila kita melakukan ibadah kepada Allah dikarenakan cinta?

Bagaimana bila penggerak segala sesuatu yang kita lakukan adalah cinta, dan cinta ini adalah cinta kepada Allah?

Sudahkah dihatimu ada cinta…cinta kepada sang Pencipta?

Sudahkah kau rasakan manisnya iman dan indahnya cinta kepada Sang Pemilik hatimu?

Simak pembahasannya di: https://soundcloud.com/balimengaji/di-hatiku-ada-cinta-ustadz-syafiq-riza-basalamah  dan  https://soundcloud.com/balimengaji/di-hatiku-ada-cinta-2-ustadz-syafiq-riza-basalamah

Dan resume kajian serupa dengan judul sedikit berbeda di:

https://oelpha.wordpress.com/2015/06/15/di-hatiku-ada-cinta-nya/

 

“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Semoga manfaat..
BarakaLlahu fiikum..

 

 

 

Tak Akan Pernah Sama

 

Source: https://oelpha.wordpress.com/2015/12/03/the-rabbanian-tak-akan-pernah-sama/

📖  Az Zumar 9 :

Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

》Disini Allah bertanya  tapi sebuah kepastian bahwa orang  yang berilmu akan berbeda dengan orang yang tidak berilmu.
👉Kenapa? Karena agama ini agama dari Allah.  Bahkan ayat pertama yang turun adalah Iqra’!/ baca!  maka disini mengindikasikan bahwa agama islam bukan agama asumsi tapi agama ilmu.

 

📖 Al isra’ 36

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

 

▶Point penting bagi setiap muslim :
Apa hukumnya menuntut  ilmu agama?
📖 HR : Menuntut ilmu agama wajib baik setiap muslim baik muslimin ataupun muslimah
》Bukan sempat tidak sempat tapi ini kewajiban sebagaimana kewajiban kita sholat  . Yang mewajibkan menuntut ilmu adalah yang mewajibkan sholat , yang mewajibkan zakat dst yaitu Rabbul ‘alamiin. Maka , setiap umat mukmin wajib menuntut ilmu dan harus

📖 An Nur 51

Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

👉Karena kita akan ditanya oleh Allah dikubur :
📖HR : Kaki seorang hamba tidak akan beranjak kecuali ditanya 4 perkara  dan salah satunya tentang ilmunya.
▶Tentang apa yang kita pelajari dan bagaimana prakteknya.

 

🌹 Kesimpulan
📖 Al Mulk 10

Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala”.
》Allah telah memberikan kita waktu dan kecerdasan dan  kenikmatan  kalau kita tidak gunakan  untuk mengkaji  àl qur ‘an dan menuntut ilmu  khawatir kita termasuk dalam orang-orang  yang menyesal dalam ayat diatas.

 

Sila dengarkan rekaman kajiannya di: https://soundcloud.com/the-rabbaanians/ust-nuzul-dzikri-tak-akan-pernah-sama dan/atau baca resume kajiannya lebih lengkap di: https://oelpha.wordpress.com/2015/12/03/the-rabbanian-tak-akan-pernah-sama/

 

“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Semoga manfaat..
BarakaLlahu fiikum..

 

 

 

Kuputuskan Untuk Setia

Source:  https://oelpha.wordpress.com/2015/12/24/kuputuskan-untuk-setia/

📖 HR Qudsi Muslim : Aku adalah dzat yang tidak butuh  dengan sekutu barang siapa yang beramal ( sholat , dzikir , infaq dst ) namun ia duakan Aku , Aku tinggalkan dia dan hal yang dia tuju ketika beramal tersebut.
》Maksud menduakan Allah adalah beribadah tidak diniatkan hanya kepada Allah tapi ada niat untuk manusia.
》Ditunjukkan amal sholeh tapi ia mengharapkan sanjungan dunia dari manusia ataupun untuk bongkahan dunia.
📩Ulama mengatakan  : bahwa nanti di hari kiamat ia akan diperintahkan untuk meminta pahala dari hal hal tersebut .
📝Misal : seorang  ust dakwah untuk mendapat sanjungan dr jamaahnya maka nant di hari kiamat ia akan diperintahkan untuk meminta dr jamaahnya karena  ia tidak mengharapkan  ridho Allah.

 

Ikhlaskan kita dalam ibadah semata mata berharap wajah Allah . Amalkan firman Allah :
📖Al an’am 162 :

Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

📖Az zumar 3:

Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.

 

👉 Kenapa harus membahas ikhlas ? Dan terus menerus membahas ikhlas?
》Ikhlas itu murni , memurnikan niat kita hanya untuk Allah
》Ikhlas itu setia .
》Dan para ulama menyebutkan bahwa kenapa terus harus dibahas?
⚠Karena ini amalan yang paling  BERAT dalam Islam

 

📩Yusuf bin asbal : mengikhlaskan niat itu lebih berat bagi ahli ibadah dibanding ibadah itu sendiri

📝Misal #1 : Tahajud itu 3 jam , menjaga keikhlasan dr tahajud itu lebih berat dari tahajud itu sendiri .
📝Misal #2 : Haji dengan segala tahapannya mencapekkan dan meletihkan tapi menjaga keikhlasan haji lebih berat dari pada haji itu sendiri . Kita haji tahun 90 kemudian di tahun 2015 dikisahkan , orang-orang  memuji lalu timbul sum’ah di diri kita. Haji kita di tahun 90 HABIS pahalanya di 2015 karena ini !!!

⚠Ikhlas itu berat , ikhlas itu susah , oleh karena itu ulama kita senantiasa khawatir  akan niatnya tidak ikhlas.

📩Hasan al bashri : tidak ada yang khawatir dirinya dengan keikhlasan kecuali orang mukmin dan tidak ada orang yang merasa aman dengan keikhlasan kecuali orang-orang  munafik.
▶Orang-orang beriman harusnya khawatir  akan ketidak ikhlasan dirinya akan amal dan ibadahnya.

 

📩Ibn abi mulaikha dalam hadits bukhari : Aku pernah  bertemu dgn 30 sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam , semua khawatir dengan  riya’ dan nifaq.

📩Ibn hajar dan adh dhahabi menjelaskan bahwa yang ditemui oleh Ibn abi mulaikha adalah pembesar sahabat diantara contohnya :
🔹Ibn Umar
🔹Abdullah bin abbas
🔹Utsman bin affan
🔹Aisyah binti abu bakr radiyallahuanha

⚠Para  sahabat saja khawatir tidak ikhlas lalu bagaimana dengan kita yang tidak ada apa apanya dibanding mereka .  SIAPA KITA? Bagiamana  tidak khawatir  jika Rasulullah  shallallahu  alaihi  wassalam  bersabda  :
📖 HR Imam suyuthi dan hakim : ketidakikhlasan itu ada diantara kalian ada dalam wujud yang sangat samar lebih samar dari semut hitam
Dalam riwayat lain : ketidakikhlasan itu menyelinap dalam hati kita sangat samat lebih samar dari semut hitam yang sedang ada di batu hitam di tengah kegelapan malam.
📖HR Ahmad : Rasulullah bersabda : “Yang paling  aku khawatirkan menimpa kalian yaitu syirik kecil ( syirik asghor)”.  Para sahabat bertanya : “Apa itu syirik  asghor  ya Rasulullah ? “. Rasulullah  menjawab : ” yaitu riya’ ”
👉Kita ingat firman Allah bahwa sabda Rasulullah  pasti benar.
📖An Najm 3 -4 :
dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).

 

*ikuti kelanjutannya dengan mendengarkan langsung di: https://soundcloud.com/the-rabbaanians/ust-nuzul-dzikri-lc-kuputuskan-untuk-setia dan/atau mengunjungi situs blog https://oelpha.wordpress.com/2015/12/24/kuputuskan-untuk-setia/ *

 

“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Semoga manfaat..
BarakaLlahu fiikum..