Ya..

Antara Langit dan Bumi...

Entah sejak kapan.. Ingatan ini melemah seakan lupa pernah bahagia
Entah sejak kapan.. Hati ini mengeras seakan tak pernah mendapat siraman hidayah
Entah sejak kapan.. Jiwa ini tertidur seakan tak pernah bersemangat menggapai penciptanya

Aku merindukan.. Munajat panjang memohon ampunan di setiap sepertiga malam
Aku merindukan.. Senyum dan puji syukur untuk menghibur yang butuh pelipur
Aku merindukan.. Sapa dan salam penuh nasihat menghujam dari sahabat semesta alam
Aku merindukan.. Gelora penuh semangat membuat diri bermanfaat seantero jagat

Lalu ku terkesiap saat membaca :

Ketika kau berjalan begitu jauh, awalnya merasa gelisah, merasa bersalah, namun kau biarkan dan terus bertahan pada sesuatu yang salah

Malam kau menangis, meminta padaNya jalan yang lurus, namun esok kembali imanmu kau gerus dengan dosa yang terus menerus…

Kau membaca Al Qur’an dengan tersedu-sedu, namun kau seolah tak berdaya dan terus terbelenggu,

kau bangkit namun kembali terjatuh, kembali menjauh…

Pernahkah kau merasa begitu rindu pada Allah?

View original post 426 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s