#Umar ibn Khattab

Open Your Mind

“Sesungguhnya, orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami, mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan. (Yunus: 7-8).

“Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara, dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (Q.s. Ghafir: 39).

Dunia adalah fana. Namun tak banyak orang yang menyadari bahwa kenikmatan dunia hanya sementara. Padahal, kampung yang kita tuju sesungguhnya adalah kampung akhirat. Inilah kisah yang  Umar bin Khattab lebih memilih hidup dalam kecukupan dibandingkan bergelimang harta di dunia. Semoga bisa menjadi pembelajaran.

Kemilau Budi Pekerti Luhur

Setelah menjadi khalifah, Umar bin Khattab tidak punya waktu lagi untuk berdagang. Hari-harinya disita oleh urusan pemerintahan dan umat. Maka, pada suatu hari, beliau berbicara di depan rakyatnya, “Wahai, Saudara-saudara. Aku telah kalian percayai untuk memangku jabatan selaku khalifah, yang membuatku tidak…

View original post 525 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s